Archive for August 3rd, 2008

“Childhood Gokil-ku” 1 Aout 08

Seandainya diary-ku paz masih Esde bisa ketemu, maybe aq ga bakalan crita masa kecilku. Yah, diary itu raib entah kemana, padahal itu suvenir Esde yang berharga buatku. At least aq belajar nuliz [which is getting better now…] gara-gara hobi crita di diary. Sama kay anak perempuan kecil lainnya, diary itu benda paling keramat & privacy sedunia. Sampe-sampe di depan diary itu aq kasih tulisan: berani buka, masuk neraka. Hehe. Kan paz kecil dulu pernah denger nasehat ‘bout that. Seingatku ga ada yang spesial ma tampilan luarnya. Cuma buku kecil tipis warna ijo yang dikasih salah satu sobatku, truz ada stiker warna-warni di luarnya. Pokoknya ga menarik perhatian [tapi justru itu berlanjut ampe sekarang, buku diaryku ga pernah ada yang pinky ato berumbai-rumbai kay punya cewek pada umumnya, malah diary terakhir yang aq pake tuh bentuknya kay buku absen ^_^]. Menurutku, semakin ordinary, semakin save dari jangkauan tangan usil.

Dale Carnegie said: Childhood is the most freedom moment, coz we never try to impress people when we were a child. I agree! Wah, masa kecilku hepi dubiduu lo. Ortu ngelimpahin kasih sayang tak terbataz, mezqi sodaraku banyak. Kan aq cewek paling kecil…jadi rada dimanja gitu. Apapun yang kuminta dikasih. Sejak kecil, bakat kolerizku keliatan bgd. Masih inget de paz sekeluarga liburan bareng [sekarang uda ga ada lagi tuh momen kay gitu...hikz!] lalu pada rembungan mo kemana. Begitu aq bilang pengen ke gua Maharani, semua langsung ngikut. Hehe.

The most memorable things in my childhood are my love stories. Yup, plural…coz there’s not only one boy. Ga tau kenapa, pertama kali cinta monyetku dimulai paz masih Teka. Iya, t-e-k-a dimana qta masih pake handuk kecil yang dipenitiin di baju kalo tiba-tiba keluar inguz. Namanya Ariz…uhui. Dia punya rumah guedeee bgd di darmo satelit. Tiap olahraga jalan pagi, temen-temen seTeka kan lewat rumahnya, truz berenti coz ibunya kasih qta minum. Duh, waktu itu rasanya bangga de jadi ceweknya Ariz, de hottest boy berumur 5 taon. Endingnya, aq tau kalo rumah itu bukan rumah dy, keluarganya tukang jaga rumah itu. Hikikik. Untung aja waktu tau aq uda eSde & putuz hub ma dy. Bye-bye to Ariz…

Hoahm…uda ngantukz niy… buat childhood gokilnya berlanjut di volume 2 season 1 ya…[hehe kay serial korea ajah!]

Add comment August 3, 2008

Mengatasi Autis

Autis sering menjadi perbincangan hangat di kalangan orangtua dan pakar kesehatan anak. Kurangnya informasi tentang ini sering membuat orangtua dicekam rasa takut, terutama jika mendapati anaknya memiliki tingkah laku aneh.

Autis adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak. Gangguan ini membuat anak tidak mampu berinteraksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri.

Gejala autis pada anak timbul sebelum usia 3 tahun. Pada sebagian anak, gejala-gejala itu sudah ada sejak lahir. Seorang ibu yang sangat cermat memantau perkembangan anaknya sudah akan melihat beberapa keganjilan sebelum anaknya mencapai usia 1 tahun.

Ada kemungkinan Autis disembuhkan, tergantung dari berat tidaknya gangguan. Di Indonesia ada 2 penyandang autis yang berhasil disembuhkan, dan kini dapat hidup normal dan berprestasi. Di Amerika, di mana penyandang autis ditangani secara lebih serius, persentase kesembuhannya lebih besar.

Sebelum/sembari mengikuti pendidikan formal (sekolah), anak autistik dapat dilatih melalui terapi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak antara lain:

Terapi Wicara: Untuk melancarkan otot-otot mulut agar dapat berbicara lebih baik.
Terapi Okupasi : untuk melatih motorik halus anak.
Terapi Bermain : untuk melatih mengajarkan anak melalui belajar sambil bermain.
Terapi medikamentosa/obat-obatan (drug therapy) : untuk menenangkan anak melalui pemberian obat-obatan oleh dokter yang berwenang.
Terapi melalui makan (diet therapy) : untuk mencegah/mengurangi tingkat gangguan autisme.
Sensory Integration therapy : untuk melatih kepekaan dan kordinasi daya indra anak autis (pendengaran, penglihatan, perabaan)
Auditory Integration Therapy : untuk melatih kepekaan pendengaran anak lebih sempurna
Biomedical treatment/therapy : untuk perbaikan dan kebugaran kondisi tubuh agar terlepas dari faktor-faktor yang merusak (dari keracunan logam berat, efek casomorphine dan gliadorphine, allergen, dsb)
Hydro Therapy: membantu anak autistik untuk melepaskan energi yang berlebihan pada diri anak melalui aktifitas di air.
Terapi Musik: untuk melatih auditori anak, menekan emosi, melatih kontak mata dan konsentrasi.

Cinta Ananda memberikan terapi pada anak-anak autis. Terapi menggunakan program individual, yakni satu terapis untuk satu anak. Itu antara lain;
* Terapi Wicara, untuk anak terlambat bicara dalam usia 2 tahun ke atas
* Terapi Perilaku, untuk anak autisme, ADHD, dan sejenisnya.
* Terapi Akademik (membaca, menulis, menghitung) untuk anak yang lamban belajar.

Cinta Ananda juga menyediakan Play Group khusus untuk anak-anak yang tidak bisa diterima di sekolah-sekolah umum karena gangguan;
* Autisme
* ADHD (hiperaktif)
* Down Syndrome
* Lamban belajar karena IQ di bawah rata-rata.

Cinta Ananda
Jl Raya Sukomanunggal Jaya blok BB – 26 Surabaya
kawasan SCTV, depan Supermarket Sinar

informasi lebih lanjut, hubungi Esti Diah Purwitasari S.Psi di 0317315136 atau 081332545355

[Sebagai calon social worker yang baek qta haruz saling membantu sejak dini, termasuk bantu promosi program psikologi...buat cinta ananda, kalo butuh psikolog kliniz, hubungi aye ye...hehe mantab!]

5 comments August 3, 2008


 

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

Recent Posts

Archives

Klik tertinggi

Tulisan Teratas

Recent Comments

copicopi on KoLeKsi PosTCaRd-Qu
Hani on KoLeKsi PosTCaRd-Qu
ipin.ichi on “Pulang Kampooong [Mudik…
adlin "iin" on “If It’s a Broken Heart Then F…
adlin "iin" on “Love my dayz lately” 17 marz…

Spam Blocked

Category Cloud

CuRhAt's Room KaBaR-KaBaRi MasTerPieCe

Categories

Meta

Flickr Photos

Quotes - 16/60

Stepping into 2010

4th January 2010

More Photos