“If It’s a Broken Heart Then Face it” 31 Janvier 09
February 18, 2009
“If It’s a Broken Heart Then Face it” 31 Janvier 09
Lagi kejadian di hidupku sekarang dimana aq kembali mengingat quote ‘Ga semua yang qta inginkan akan qta dapatkan’. Banyak pencapaian dalam hidup, tapi saat sesuatu yang benar-benar qta inginkan nggak bisa qta dapatkan dalam genggaman, rasanya kayak hidup qta gagal. Kalo diinget-inget, aq jarang ngerasa gagal saat menginginkan sesuatu, atau tepatnya aq nggak ngerasain kegagalan itu. Enjoying myself. Tapi momen kemaren biqin aq ngerasa bener-bener kalah. Setelah mengerahkan keberanian & mempertaruhkan harga diri [tsaah], ternyata haruz menelan pil pahit. Oh, life is bitter & sweet.
“Genta bukanlah genta bila belum didentangkan
Cinta bukanlah cinta bila belum diucapkan”
Seumur hidup, udah dua kali aq nyatain perasaanku duluan ma cowok. Bagiku yang egonya segede gunung everest, itu udah track record yang akan ditulis dengan tinta emas dalam sejarah hidupku. But, unfortunately dua-duanya gagal. Sad but true. Dua-duanya ga pernah ngasih jawaban sampai sekarang. Tega ya? Hehehe. Lets laughing this sour. Beberapa orang bilang, aq orangnya thoughtful, selalu mikir panjang saat mutusin sesuatu. But exceptional for love. I’m spontaneous person. Aq pengen jujur sama diriku sendiri dan orang yang berhak tau kalo ia dicintai. Saat momen itu biasanya aq ga pengen mikir lama, coz kalo mikir pasti itu ga pernah terjadi. Kalah sama ego dan blablabla.
Aq ga percaya karma yang mungkin bakalan bilang kalo gagal itu, karena balasan akumulasi dari cowok-cowok yang aq tolak dulu. Aq cuma percaya ini proses seleksi alam untuk memilih yang terbaik, kadang haruz mengorbankan sebagian hati. Dengan jodoh yang sesungguhnyalah qta bakal menyempurnakan hati yang terkikis itu.
Ta’elah…aq koq jadi serius amat…oya, let me give a song that really represent my feeling right now. Nobody else than Jason Mraz [I’m his big fan now, why he could be so talented, God?]. Lagu ini ngajarin aq untuk ga terlalu menangisi luka dan kalah, tapi belajar menerima kalo itu berasal dari takdir yang udah digariskan. Details in the Fabric….. [I love thiz song deeply]

Calm down……Deep breaths
And get yourself dressed instead
Of running around……..And pulling all your threads saying
Breaking yourself up
If it’s a broken part, replace it
But, if it’s a broken heart then brace it
If it’s a broken heart then face it
And hold your own……Know your name…….And go your own way
Hold your own…….Know your own name…….And go your own way
And everything will be fine……Everything will be fine
Hang on…….Help is on the way
Stay strong……..I’m doing everything
Are the details in the fabric
Are the things that make you panic
Are your thoughts results of static cling?
Are the things that make you blow
Hell, no reason, go on and scream
If you’re shocked it’s just the fault
Of faulty manufacturing.
Mari menyanyikan: If it’s a broken heart then face it…
Entry Filed under: KaBaR-KaBaRi. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
adlin "iin" | July 29, 2009 at 9:16 am
wuih…
situ power girl bermentalkan baja juga yach. klo aku mngkin akn berpikir ribuan kali untuk menyatakan cinta kepada “dia” atau biarkan “dia” slamanya tak pernah tahu tentang perasaanku shg waktu menghapus semua rasa cinta ku.
aku malu tapi mau
hehehehe